Gerakan Pembinaan Penakaran Benih Padi di Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2015
Ditulis oleh , pada Selasa, 16 Juni 2015

Blangpidie-Abdya, Salah satu faktor pendukung yang sangat menentukan dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas padi guna mencapai Swasembada Pangan  sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, adalah dengan tersedianya bibit varietas unggul. 

Menyadari hal itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya  melalui Dinas Pertanian dan Peternakan melakukan Gerakan Pembinaan  Penakaran Benih Padi tahun 2015 di desa Alue Dama Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya. Senin (15/6)

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Abdya, Maswadi, SP. M.Pd dalam laporannya mengatakan penangkar benih padi Musim Tanam Gadu tahun  2015 seluas 70 ha. Sedangkan pada Musim Tanam Rendengan, penangkaran benih padi  seluas 90 ha yang akan kita sebarkan di Sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya. Dari penangkar ini nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan benih padi pada tahun 2016 mendatang,” harap Maswadi

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pertanian Ir. Adusmin yang mewakili Bupati Aceh Barat Daya mengatakan, stabilitas nasional erat kaitannya dengan  kecukupan dan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat, demikian juga di Kabupaten Aceh Barat Daya. Pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin ketersediaan  pangan tersebut dengan jalan meningkatkan produksi hasil-hasil pertanian. 

Salah satu upaya itu, adalah dengan melaksanakan gerakan pembinaan penakaran benih padi. Penakaran padi  merupakan proses yang sangat baik karena hasilnya merupakan cikal bakal dari benih yang akan disemaikan oleh para petani dan merupakan faktor penting yang dapat menentukan tinggi atau rendahnya produksi atau hasil tanam,” ujar Adusmin

Lebih lanjut dalam pidato Bupati yang dibaca oleh Adusmin disebutkan, bahwa saat ini penggunaan  benih bersertifikat di Provinsi Aceh baru mencapai 30 persen dan sisanya masih menggunakan benih sendiri yang tidak jelas sumber benihnya,”terang Adusmin

Adusmin melanjutkan, saat ini pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh telah mencanangkan kegiatan penangkaran benih padi melalui anggaran APBN dan APBA seluas 2.000 ha, dengan tujuan agar tersedianya benih padi varietas unggul untuk para petani  di Aceh,”ujar Adusmin

Gerakan Pembinaan Penanaman  Penakaran Benih Padi yang dilaksanakan hari ini, merupakan salah satu upaya transfer teknologi kepada masyarakat tani. Untuk itu, harap Adusmin kepada petani agar memanfaatkan kesempatan dan  momentum yang baik ini guna merubah pola pikir, sikap kerja yang lebih produktif dengan inovasi baru yang menjanjikan terhadap peningkatan produksi.      

Sementara itu Kepala Dinas Provinsi Aceh yang diwakili oleh Dr. Ir. Efendi, Msc menyatakan Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Pertanian selaku pengembang tanggung jawab teknis di bidang pertanian, akan terus mendorong pemakaian benih padi unggul bermutu dan bersertifikat, yang hingga saat ini masih di angka 70 %,”ungkap Efendi

Sejalan dengan hal itu, usaha-usaha peningkatan produksi benih unggul bermutu  dari tahun ketahun terus kita upayakan, termasuk salah satunya dengan mengupayakan bantuan pemberdayaan dan pengetahuan petani penangkar,” ujar Efendi

Efendi berharap dengan adanya gerakan penanaman penangkar benih padi tahun 2015 di Kabupaten Aceh Barat Daya bisa menuju kemandirian benih unggul bersertifikat di  Provinsi Aceh. (IH) 

 

 

 


Category: Pertanian dan Peternakan

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32