BUPATI JUFRI RESMIKAN PENDOPO BARU
Ditulis oleh Zecky, pada Kamis, 06 Juli 2017

Aceh, Blangpidie - Bupati Aceh Barat Daya(Abdya) Ir. Jufri Hasanuddin, meresmikan penggunaan bangunan mewah berwarna putih dengan ukuran 80×90 meter di Desa Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie, Kamis 6 Juli 2017 jelang siang.

Bangunan ini diperuntukkan sebagai pendopo bupati baru dengan menghabiskan anggaran APBK 2015 Rp24 milyar lebih dengan masa pengerjaan selama 550 hari. Peresmian penggunaan pendopo bupati baru ini, ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh bupati Jufri didampingi oleh sejumlah unsur lainya didepan pintu utama pendopo tersebut. 

Dalam sambutannya, bupati Jufri meminta kepada seluruh unsur agar tidak salah persepsi tentang bangunan mewah yang diperuntukkan sebagai pendopo, karena pendopo tersebut menjadi salah satu icon Kabupaten Abdya. "Ini rumah rakyat. Rumah rakyat berinteraksi dengan pemimpin," kata Jufri. 

Dijelaskannya, proses berdirinya pendopo ini penuh dengan tantangan. Sebelumnya ada sejumlah titik yang direncanakan akan dibangun pendopo ini seperti di Persada di Desa Keude Siblah dan di Samping mesjid agung. "Lantaran ada berbagai hal maka bangunan ini terbangun di desa ini," katanya. Adapun alasan lain pendopo dibangun dilokasi tersebut menyangkut pemahaman di dekat pendopo adanya pasar moderen yang sedang dalam proses pengerjaan dan di tengah adanya aliran sungai. "Kita juga memanfaatkan resor alam yang ada. Kedekatan almarhum Teungku Dun (Alm Ketua DPRK Abdya) membantu proses pembebasan tanah pendopo ini," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, hampir 70 persen kegiatan bupati dilakukan di pendopo. Masyarakat juga bisa duduk di tempat sopa mewah ber AC, pendopo bisa di manfaatkan 24 jam oleh rakyat dan  masyarakat bisa menikmati fasilitas pendopo. "Saya berjanji akan menyiapkan pendopo ini tanpa harus saya tinggal di pendopo ini, artinya biarlah penerus saya yang akan menikmati pendopo ini bersama rakyat,"katanya lagi. 

alasan dirinya meresmikan pengunaan pendopo tersebut sebelum rampung 100 persen pembangunan infrastruktur penunjang lainnya seperti pagar, jalan menuju pendopo, properti dalam, taman dan beberapa bagunan lainnya penujang lainya karena tidak ingin memberikan PR kepada pemerintah selanjutnya. "Tekat saya ketika bupati nanti dilantik tidak ada PR berat seperti 2012 dengan bertumpok-tumpok masalah. Kita tidak mau meninggalkan pekerjaan rumah kepada bupati kedepan, karena pekerjaan pemerintah sangat banyak," tutup  Jufri.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kapolre Abdya, AKBP andy Hermawan SIK, Kodim 0110 Abdya Letkol Puji Hartono S.IP, Kabag Humas Mawardi SH, SKPK, Ormas, OKP serta para undangan lainnya.

 


Category: Umum

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32