Sempat Terlantar Lima Tahun,Kini Mesjid Agung Kebanggaan Warga Abdya Capai 65 Persen
Ditulis oleh admin, pada Selasa, 06 November 2018

Blangpidie- Pembangunan Masjid  Agung  yang berlokasi di Desa Seunaloh , Kecamatan Blangpidie , kembali dilanjutkan. Proyek pembangunan yang sempat terhenti beberapa   tahun lalu kini kembali dilanjutkan dan progressnya sudah mencapai 65 persen dari keseluruhan proyek pembangunan.

 

Pantauan dilapangan , tampak sejumlah  para pekerja pun tampak sedang melakukan aktivitas pengerjaan pada bagian masjid induk dan  Tiang-tiang pancang pun sudah tampak berdiri dan siap untuk dilakukan pengecoran.

 

Bupati Akmal Ibrahim mengaku  salah satu tujuan  mencalonkan diri kembali menjadi bupati di Pilkada lalu adalah untuk menyelesaikan pembangunan Mesjid Agung  yang sempat terlantar itu.

 

"Semoga pembangunan mesjid itu siap dikerjakan  secepatnya . Bahkan,Dirinya mengaku sempat menahan sedih selama lima tahun setiap kali melintas dijalan kabupaten tepatnya di depan bangunan ini, lantaran sudah ditumbuhi semak belukar pasca tidak dilanjutkan kembali pembangunanya oleh bupati setelah  ia tak menjadi bupati pada periode 2012-2017  lalu.

 

Dan melanjutkan bangunan ini menjadi salah satu motifasinya kembali mencalonkan diri jadi bupati di Pilkada lalu hingga terpilih dan melanjutkan kembali pembagunannya dengan anggaran tahap awal sebesar Rp 24 Miliyar .

 

"Sangat besar harapan saya,sebab mesjid ini selain kebanggaan masyarakat Abdya juga bisa segera diselesaikan tahun 2019. Ini sudah riel. Bangunan ini saya yang merancang dari nol. Ide saya, terbengkalai sudah 5 tahun. Kalau memangdang kesini (arah bangunan ini saat sedang melintas) sangat sedih saya. Dan salah satu motivasi saya maju kembali adalah menyiapkan ini," ujar Bupati Akmal Ibrahim saat sedang meninjau pembangunan Mesjid Agung , Senin ( 5 /11/ 2018 ).

 

Bagunanan mesjid yang lantainya akan ditutup dengan kramik seluas 1.800 meter ini, dirancang Bupati Akmal Ibrahim memiliki sebanyak 9 kubah diatasnya, termasuk kubah terbesar ditengah. Sementara di sekeliling bangunan didesain taman. Dilantai paling bawah nantinya dijadikan perkantoran khusus kantor yang berkaitan dengan keagamaan.

 

"Kantor-kantor yang berhubungan dengan agama kita pindah kesini. Semua yang berkaitan dengan keagamaan," ujarnya.

 

 

Seperti diketahui,Mesjid terbesar di Aceh, setelah Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh bakal ada di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Pengerjaan Mesjid terbesar nomor dua se-Provinsi Aceh ini sedang dalam proses pengerjaan, kesiapannya sudah mencapai 65 persen.


Category: Agama

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32