Sepenggal Kisah Wabup Abdya Mandi Keringat Cari Korban Terseret Arus Sungai
Ditulis oleh admin, pada Kamis, 17 Januari 2019

 

 

 

 

 

 

Foto:Wabup Abdya Saat Berada di Aliran Sungai Pegunungan

 

ACEH BARAT DAYA - Tepatnya pada, Senin 14 Januari 2019 sore, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) digegerkan dengan kabar musibah hanyutnya pencari kayu bernama, Muhammad Azir Ali, warga Desa Adan, Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya di sungai Krueng Beukah saat sedang melaju dari gunung menuju perkampungan dengan menunggangi rakit kayu.

Pasca kabar ini diketahui, Pemerintah Aceh Barat Daya melalui pihak terkait terus bergerak cepat melakukan sejumlah upaya-upaya, yakni dengan langsung melakukan pencaharian sore itu juga, walau dalam hujan, arus sungai yang terjal dan air yang menguning. Pemasangan tenda darurat juga didirikan dilokasi bendungan sore itu juga untuk memastikan semua perlengkapan dan konsumsi terjamin.

Wabup Abdya, Muslizar. MT, tidak tinggal diam begitu tau informasi hilangnya warganya itu. Hujan lebat tidak menjadi penghalang baginya. Sosok Wakil Bupati ini juga langsung terjun kelokasi untuk sama-sama mencari meski hingga malam hari korban belum juga ditemukan.

Dihari kedua pencarian, atau Selasa, Wabup juga ikut mencari bersama Tim gabungan yakni SAR, Tagana, PMI, Rapi, BPBK, Polsek dan Koramil dan unsur masyarakat se-Kemukiman Kutatinggi. Pencarian dilakukan dengan menyisir arus sungai dari lokasi pertama korban dilaporkan hilang.

Lelah dan letih, tampaknya tidak menjadi sebuah kendala bagi sosok orang nomor dua di Abdya ini. Tekatnya, yang penting warganya itu bisa ditemukan serta dapat menumbuhkan rasa kemanusiaan yang lebih tinggi lagi dan memupuk kekompakan menjadi semakin kuat antar sesama masyarakat.

"Sudah seharusnya kita saling tolong menolong. Tidak semua hal dapat dibeli dengan uang, contoh saja sekarang, saya terharu dengan keikhlasan masyarakat yang meski tidak dibayar, namun rela bersusah payah mengarungi sungai untuk mencari saudara kita yang hilang,"kata Wabup Muslizar. MT ditemui Tim Kominfo Abdya, Kamis 17 Januari 2019.

Dihari ke tiga, Wabup Muslizar bersama pihak terkait mendatangi lokasi pertama korban terjatuh dengan jarak beberapa Kilometer ke pegunungan dengan mengendarai motor yang memadai untuk menuju kelokasi ini. Namun, meski sudah ikut mandi keringat bersama Tim dan warga, korban juga belum ditemukan. Wabup juga kerab memberikan semangat kepada istri, anak dan keluarga korban yang setia dalam kesedihan menunggu dan terus memanjatkan doa agar suami dan ayahnya segera ditemukan.

Barulah di pagi Kamis 17 Januari 2019 pagi, korban berhasil ditemukan. Korban ditemukan di aliran sungai desa Cot Jierat Kecamatan Blangpidie tersangkut direrantingan pohon dalam kondisi tidak bernyawa. Oleh pihak terkait, langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Jenazah korban dibawa kerumah sakit terlebih dahulu mengunakan ambulance sebelum kemudian dibawa kerumah duka.

Wabup Muslizar. MT, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut terlibat mencari korban."Pertama Alhamdulillah sudah ditemukan, dan terimakasih yang tidak terhingga kepada seluruh elemen masyarakat yang tidak mengenal lelah membantu mencari korban hingga akhirnya ditemukan," kata Wabup.

Meski ikut mencari, Wabup mengaku sangat bangga atas besarnya rasa kemanusiaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Abdya, sebab, walau tidak digaji, namun masyarakat dengan antusiasnya ikut mencari. Tidak lupa juga, sosok ini mengucapkan terimakasih kepada Tim gabungan yakni SAR, Tagana, PMI, Rapi, BPBK, Polsek dan Koramil. Semoga kebersamaan ini terus berlanjut demi kemajuan  Abdya.

"Tentu ini satu kebanggaan bagi kita, semoga apa yang kita lakukan ini dibalas setimpal oleh Allah," sebut Wabup.

Lebih lanjut Wabup berpesan kepada keluarga korban untuk bersabar dan mengajak semua masyarakat untuk mendoakan agar korban mendapat tempat yang layak disisi Allah.

"Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan bersabar. Mari kita doakan agar korban mendapat tempat yang layak disisinya, amin," ujar Wabup. (01/Kominfo)


Category: Sosial

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32