Temui Mahasiswa Unjukrasa,Begini Tanggapan Wabup Muslizar
Ditulis oleh admin, pada Selasa, 11 Juni 2019

Blangpidie- Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslimat.MT, akhirnya menemui aksi demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa, Selasa 11Juni 2019 .

 

Para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aceh Barat Daya Sejahtera ( GERANAT) menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Abdya sekira pukul 11.00 WIB. Siang.

 

Kedatangan orang nomor dua di Abdya yang baru saja  meninjau pelaksanaan turun bajak ke sawah itu, disambut tepuk tangan para peserta aksi.

 

Muslizar mulai disambut oleh para peserta aksi dengan yel-yel hidup 'Wakil Pak Bupati Abdya' sejak turun dari mobil dinas dan naik ke atas mobil pic up dan berkumpul dengan orator di bawah terik matahari.

 

Di depan wakil Bupati Abdya, para peserta aksi menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutan mereka segera untuk mewujudkan dan merealiasasikan seluruh janji politik atau visi-misi Akmal-Muslizar .

 

Salah persoalan menurut mereka belum teratasi adalah, harga sawit dan padi yang sangat anjlok. Selain itu, mereka juga meminta Bupati dan wakil Bupati melakukan perlawanan atau gugutan terkait Hak Guna Usaha PT Cemerlang Abadi.

 

"Kami memimta pemkab harus melawan putusan BPN dan Menteri Agraria terkait HGU PT CA, sehingga seluruh HGU itu bisa dinikmati seluruh masyrakat," teriak Hafrijal.

 

Selain itu,para peserta aksi juga mendesak untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur yang belum selesai,dan meminta untuk segera memanfaatkan infrastruktur yang sudah selesai ( pendopo Bupati ),tambahnya.

 

Menggapi hal itu,Wakil Bupati Abdya, Muslizar.MT Terkait padi dan sawit insya Allah dalam proses. (Lanjutan) PKS saat ini suratnya sudah di meja pak gubernur, karena PKS ini adalah pabriknya milik provinsi tanahnya milik kita, jadi peralihan aset dalam proses," terang Muslizar.

 

Terkait harga gabah, Muslizar menyebutkan 2019 pemerintah telah menggarkan pembangunan rumah mesin umum arau pabrik padi senilai Rp 10 Miliar.

 

"Insya Allah, jika ini selesai, maka petani bisa jual di sini, tidak perlu jual ke agen luar."pungkasnya.


Category: Pemerintahan

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32